Sunday, September 15, 2019
Home > Berita > 2 Petugas Pemilu di Bogor Kembali Dikabarkan Meninggal

2 Petugas Pemilu di Bogor Kembali Dikabarkan Meninggal

Ilustrasi. (ist)

MIMBAR-RAKYAT.Com (Bogor) – Kabar duka kembali menyelimuti pesta demokrasi Pemilu 2019. Petugas Pemilu 2019 di Bogor, Jawa Barat kembali dikabarkan meninggal dunia saat bertugas.

Kedua orang itu adalah Samsudin, petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di TPS 17 Desa Bojonggede, Kecamatan Bojonggede dan Muhammad Jamaludin, pengawas Tempat Pemungutan Suara (TPS) 20 di Desa Cibodas, Kecamatan Rumpin.

Samsudin meninggal Minggu sore 21 April 2019 setelah sempat dirawat di RSUD Cibinong. Sedangkan Muhammad Jamaludin meninggal Minggu dini hari 21 April saat dirawat Rumah Sakit Medika Dramaga.

“Jamaludin sempat diinfus di ruang ICU,” kata Ketua Bawaslu Kabupaten Bogor, Irvan Firmansyah, saat dikonfirmasi, Minggu malam.

Selain meninggal dunia, Irvan mencatat ada enam petugas pemilu di bawah Bawaslu Kabupaten Bogor yang dirawat karena jatuh sakit akibat kelelahan.

Keenam orang tersebut adalah Husni Mubarok Staf Panwascam Cijeruk. Dia sakit akibat kelelahan saat menginput laporan kegiatan. Kemudian Irnawati, pengawas TPS di Desa Cijayanti, Kecamatan Babakan Madang. Dia mengalami pendarahan hingga menyebabkan keguguran akibat kelelahan.

Pengawas TPS 29, Desa Bojongjengkol, Kecamatan Ciampea bernama Ela Pujawati mengalami demam tinggi dan asam lambung naik akibat kelelahan setelah proses penghitungan suara.

Selanjutnya, Dewi Sartika pengawas TPS 04 Desa Dukuh, Kecamatan Cibungbulang ini tak sadarkan diri saat penghitungan suara.

Muhammad Yakub, pengawas TPS 14 Desa Caringin, Kecamatan Caringin mengalami kecelakaan kendaraan saat hendak mengawal kotak suara dari TPS ke kamtor desa.

“Akibat kecelakaan ini Yakub mengalami mati rasa. Kecelakaan diduga karena kelelahan akibat kurang istirahat,” terang Irvan.

Petugas pemilu, Irfan Agustian anggota PKD di Desa Girimulya, Kecamatan Cibungbulang, tiba-tiba sakit setelah mengantarkan kotak suara ke kantor PPK.

Petugas Pemilu Lainnya

Sementara itu, Iman Yusuf (26) dan Pendi (27), petugas KPPS di Desa Karya Mekar, Kecamatan Cariu, Kabupaten Bogor pingsan saat proses penghitungan suara Caleg DPRD pada Rabu (17/4/2019) malam.

Selanjutnya, Ketua KPPS Desa Cibatok 2 Cibungbulang, Dede Adha pingsan di TPS saat monitoring penghitungan suara.

Kemudian, Agung Ketua PPK Megamendung, Kabupaten Bogor mengalami nasib serupa. Dia jatuh pingsan di kantor PPK saat persiapan rapat pleno pada Jumat (19/4/2019) pagi.

Rahmat Rohimat tak sadarkan diri saat menjalankan tahapan pemilu berupa rekapitulasi surat suara di Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor, Sabtu (19/4/2019) sore.

Selanjutnya Adi anggota PPS di Desa Sukamaju, Kecamatan Jonggol. Iksan pengawas TPS 40 di Desa Lulut, dan Azis anggota PPK Cileungsi. Kemudian Rusdiono dan Jaenal anggota KPPS meninggal dunia saat menjalankan tugas sebagai penyelenggara pemilu.

Rusdiono, Ketua KPPS di Kelurahan Pabuaran, Kecamatan Bojonggede, Kabupaten Bogor ini meninggal setelah tak sadarkan diri usai mengantarkan surat suara ke kantor kecamatan pada Kamis (18/4/2019) pagi.

Sedangkan, Jaenal meninggal pada Rabu (17/4/2019) sore, usai melakukan pengecekan yang tersebar di Desa Sukaharja, Kecamatan Cijeruk, Kabupaten Bogor. Sebelum mengembuskan napas terakhir di Rumah Sakit Melania Kota Bogor, ia sempat pingsan di TPS 09. (L/d)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru