Sunday, November 17, 2019
Home > Berita > 177 KK Korban Pergeseran Tanah Cisompet Minta Direlokasi

177 KK Korban Pergeseran Tanah Cisompet Minta Direlokasi

Salah satu rumah hancur karena pergeseran tanah di Cisompet, Garut. (yat)

MIMBAR-RAKYAT.com (Garut) – Korban pergeseran tanah di kampung Lengkob. Desa Sindangsari,  Kecamatan Cisompet, meminta kepada Pemkab Garut agar menepati janj untuk merelokasi mereka,  karena mereka sudah delapan bulan berada di pengungsian.

Ketua Pengurus Posko bencana pergerakan tanah kampung Lengkob, Sumpena, mengatakan ada 178 KK yang berasal dari dua RW dan enam RT yang sekarang berada di tempat pengungsian yang aman,  namun mereka mengimbau agar direlokasi dari tempat itu.

“Sebab tempat tinggal mereka sudah tidak bisa lagi ditempati setelah bencana pergeseran tanah dulu,” kata Sumpena.

Saat ini, menurut Sumpena, sebanyak  178 KK berada di sebuah tempat. Dinas Tarkim sudah membangun delapan unit rumah di lokasi relokasi berukuran 4X10 m. Ditambah dapur umum, WC, sarana ibadah (musola) dan sarana kesehatan.

Camat Cisompet Eli Suhaeri mengatakan, lokasi pemukiman masyarakat Lengkob memang sudah dikosongkan sejak terjadinya bencana pergerakan tanah dan tempat tersebut sudah tidak berpenghuni.

Camat berharap agar Pemkab Garut segera membangun rumah di tempat relokasi baru.  (Yat R/KB)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru