Monday, September 23, 2019
Home > Berita > Sean Akui Belum Kejar Waktu Melainkan Coba Seting Mobil

Sean Akui Belum Kejar Waktu Melainkan Coba Seting Mobil

Sean Gelael latihan GP2 di Barcelona. (seangp)

MIMBAR-RAKYAT.com (Barcelona) – Sean Gelael mendapat banyak pelajaran dari sesi latihan perdana di sirkuit Catalunya, Barcelona, Spanyol yang berakhir Jumat waktu setempat, melainkan mencoba sistem aerodinamika serta menguji suspensi mobil dan ketahanan ban. 

“Fokus kami dalam tiga hari latihan di Barcelona untuk mencoba setingan mobil yang paling cocok  dengan gaya membalap saya. Jadi, kami belum mengejar catatan waktu tercepat secara maksimal,” kata  Sean, pebalap berusia 19 tahun yang bernaung di bawah bendera tim Jagonya Ayam Campos Racing.

Sesi latihan resmi latihan perdana itu memang tidak menggambarkan peta persaingan sesungguhnya,  tetapi pencapaian catatan waktu juga bisa menjadi ukuran untuk perbaikan kinerja tim.

Tim Jagonya Ayam Campos Racing masih punya kesempatan untuk memperbaiki kinerja tim pada sesi latihan berikutnya di Jerez, Spanyol pada 29-31 Maret 2016.

“Memang ada beberapa catatan dari hasil sesi latihan di Barcelona, tapi yang paling penting kami sudah mendapatkan setingan mobil dan pebalap juga sudah beradaptasi dengan baik. Selanjutnya kami harus lebih mematangkan strategi dalam balapan,” kata  Direktur Teknik  Tim Jagonya Ayam Campos Racing, Philippe Gautheron.

Philippe menjelaskan, pada sesi latihan perdana di Barcelona, fokus tim untuk menjajal aerodinamika, sensor dan guncangan mobil. Selain itu tentunya adaptasi bagi para pebalapnya yang baru pertama kali menjajal setingan baru mobilnya. Pada hari terakhir tim mencoba setingan ban dan gear box sambil mengejar catatan waktu tercepat.

 

Dalam sesi latihan tiga hari di Barcelona, Sean mencetak waktu tercepat 1 menit, 29,353 detik. Sementara rekan setimnya, Mitch Evans, yang musim lalu memenangi dua sesi balapan dan lima kali naik podium bersama tim Russian Time, menorehkan catatan waktu tercepatnya 1 menit 28,403 detik yang didapat pada hari kedua. Rekor waktu tercepat dipegang pebalap tim Prema Power Team, Pierre Gasly 1 menit 27,386 detik.

Sean mengatakan, musim ini dia berharap bisa belajar dan menambah pengalaman lebih banyak untuk mematangkan kemampuan balapnya. Musim lalu Sean berkiprah di ajang balap World Series Renault 3.5, yang kapasitas dan kekuatan tenaga mobilnya masih di bawah GP2.

Mobil WSR 3.5 berkekuatan 540 tenaga kuda, sedangkan mobil GP2 berkekuatan 680 tenaga kuda. Jenis ban yang dipakai pun berbeda.

Sean Gelael di Barcelona, Spanyol. (seangp)
Sean Gelael di Barcelona, Spanyol. (seangp)

WSR memakai ban Michelin, sedangkan GP2 menggunakan ban Pirelli. Kecepatan maksimal mobil WSR hanya sekitar 280 kilometer per jam, sedangkan mobil GP2 kecapatan maksimalnya bisa mencapai 330 kilometer per jam.

Pemilik tim Jagonya Ayam with Campos, Ricardo Gelael, sebelumnya menyatakan ia berharap timnya dapat lebih mematangkan strategi pada latihan berikutnya, menjelang laga sesungguhnya mulai 13-15 Mei 2016 di Sirkuit Catalunya, Barcelona, Spanyol. (arl)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru