Sunday, September 22, 2019
Home > Berita > 11 Warga Dikira Teroris Diamankan Polisi, Ternyata Cuma Pedagang Panci

11 Warga Dikira Teroris Diamankan Polisi, Ternyata Cuma Pedagang Panci

Ilustrasi. (ist)

MIMBAR-RAKYAT.COM (Medan) – Sebanyak 11 warga asal Lampung diamankan polisi lantaran diduga melakukan kegiatan terorisme di Kabupaten Tapanuli Utara (Taput), Sumatera Utara.

Ke-11 pria itu mengontrak salah satu rumah di Dusun I Parhuling, Kelurahan Pasar Siborong-borong, Kabupaten Taput. Kecurigaan warga semakin kuat, setelah sehari pasca diinterogasi oleh petugas Polsek Siborong-borong, mereka menghilang.

Polda Sumut memastikan ke-11 orang warga Lampung yang sempat dikira jaringan teroris ternyata pedagang panci. Mereka karyawan UD Tabek Jaya beralamat di Kampung Raya Raden Intan, Desa Negeri Jaya, Kecamatan Talang Padang, Kabupaten Tanggamus, Lampung.

Kasubbag Humas Polda Sumut, AKBP MP Nainggolan mengatakan, ke-11 warga tersebut adalah karyawan UD Tabek Jaya Desven Riady.

“Polisi telah menghubungi pimpinan UD Tabek Jaya Desven Riady melalui HP. Mereka dibekali surat tugas dan diberi kendaraan Avanza BE 2217 VW,” katanya, Selasa (6/12).

Nainggolan mengatakan, karyawan UD Tabek Jaya tersebut telah berada di Kabupaten Tobasa selama lima hari dan akan tinggal di sana satu bulan.

“Mereka mengontrak 30 hari biayanya Rp 1 juta di rumah M Siahaan. Mereka berjualan peralatan rumahtangga,” katanya.

Sebelumnya, mereka berjualan di Kisaran dan pada September 2016 berada di Tomok, Kabupaten Samosir selama satu bulan. “Mereka berjualan, di setiap daerah atau desa sudah diketahui Kades atau Kadus setempat. Mereka dibebaskan karena tidak ditemukan dugaan adanya aktivitas teroris,” jelasnya. (joh)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru