Tuesday, November 12, 2019
Home > Berita > 10 Orang Ditangkap KPK, Kantor Dinas PUPR Kabupaten Bekasi Disegel

10 Orang Ditangkap KPK, Kantor Dinas PUPR Kabupaten Bekasi Disegel

Ruangan Kepala Dinas PUPR Kabupaten Bekasi yang disegel KPK.(ist)

MIMBAR-RAKYAT.Com (Bekasi) – Kantor Dinas PUPR (Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang) disegel dan 10 orang pejabat dan rekanan PUPR Kabupaten Bekasi diangkut ke kantor KPK di Kuningan,Jakarta Selatan.

Wakil Ketua KPK, Basaria Pandjaitan, Senin (15/10) membenarkan dilakukan operasi tangkap tangan (OTT) pada Minggu (14/10) di Pemkab Bekasi.

“Benar, sejak Minggu siang kemarin KPK melakukan kegiatan tangkap tangan terhadap sejumlah orang di Bekasi dan sekitarnya. Sampai dini hari ini sekitar 10 orang dibawa ke kantor KPK untuk proses klarifikasi lebih lanjut. Ada dari unsur Pejabat dan PNS Pemkab Bekasi dan swasta,” katanya dalam pesan singkat itu.

KPK menduga ada transaksi terkait proses perizinan properti di Bekasi. Sampai saat ini setidaknya lebih dari Rp 1 Miliar dalam SGD dan Rupiah yang diamankan sebagai barang bukti. Sejumlah ruangan di Pemkab juga telah disegel untuk kepentingan pengamanan awal.

“Karena telah disegel, kami ingatkan agar tidak ada pihak-pihak yang mencoba melewati atau mengubah bentuk segel “KPK Line” tersebut,” ujarnya.

Menurut dia, tim penyidik masih di lapangan dan proses klarifikasi masih berjalan. “Jadi kami belum bisa menyampaikan informasi. Hasil kegiatan ini akan kami sampaikan melalui konferensi pers sore atau malam ini,” tutupnya.

DIAKUI BENAR

Soal penyegelan yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Pusat Perkantoran Pemerintah Kabupaten (Pemkab), Jawa Barat, khususnya di ruangan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Minggu (14/10) sekitar pukul 13:30 belum ada kepastian terkait kasus apa.

Hanya saja penyidik KPK sudah menyegel pintu masuk ruangan dan jendela yang berada di lantai I kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Bekasi.

Ruangan-ruangan yang disegel antara lain

1. Ruang Kepala Dinas,

2. Ruang Kepala Bidang Tata Ruang,

3. Ruang kepala Bidang Bangunan Umum,

4,.Ruang Sekretariat.

Namun begitu, tak ada satupun penyidik KPK yang bisa dikonfirmasi di lapangan karena sudah ada tanda penyegelan.

Meski demikian informasih yang beredar ada sejumlah oknum Dinas PUPR dan pihak swasta (rekanan) sudah dibawa ke KPK di Jalan Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan (Jaksel).

Sekretaris Dinas PUPR, Iman Nugraha mengaku sudah mendapatkan informasi penyegelan KPK itu. Namun terkait kasus apa sehingga KPK melakukan penyegelan ruangan-ruangan kerja itu, ia belum mengetahuinya.

“Saya sudah dapat informasinya (KPK melakukan penyegelan, Red). Tapi tak tahu kasus apa. Bingung saya. Ya mudah-mudahan tak ada apa-apa,” kata dia saat dikonfirmasi via hanphone seluler semalam.

Begitupun saat ditanya apakah Ia sudah mengetahui ada tersangka yang langsung dibawa oleh KPK? Ia menegaskan belum mengetahuinya. “Belum tahu, baru dapat info penyegelan itu aja. Semoga tidak ada apa-apa pokoknya,” harapnya.

Pihak Pamdal membenarkan adanya penyegelan oleh KPK. Kata salah seorang Pamdal yang enggan menyebutkan namanya, informasi yang dia dapatkan dari petugas Pamdal yang berjaga siang hari, rombongan KPK datang sebanyak 3 orang terdiri dari 2 pria, dan seorang wanita.

“Mereka berada di dalam sekitar satu setengah jam bang. Mereka hanya bilang mau ngecek ruangan PUPR. Ternyata melakukan penyegelan di pintu-pintu dan jendela-jendela,” jelasnya. (p/d)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru